Timnas Italia 2020 krisis Striker
Timnas Italia pada euro 2020 dilanda Krisis Striker . Selain Immobile, tidak ada lagi penyerang Italia yang konsisten mencetak goal. Luca Toni menyakini Italia mempunyai masalah besar dilini depan.
Beberapa musim terakhir sedikit pemain italia yang konsisten mencetak goal. Tercatat Dalam lima musim terakhir, praktis hanya ada nama bomber Lazio. Ciro immobile yang mampu konsisten mencetak lebih dari 15 gol semusim.
Di musim lalu hanya Immobile yang mampu bersaing dalam perebutan topskor. Catatan Ciro immobile pada musim lalu mengemas 27 Goal. Pada musim ini sebelum kompetisi dihentikan immobile merupakan pemuncak topskor sementara.
Sealain immobile hanya ada dua pemain local italia lagi. Keduanya adalah Francesco Caputo (Sasuolo) dan Andrea Petagna (SPAL). Mereka membukukan 13 dan 10 goal pada Serie A musim lalu.
Statistik tersebut lebih sedikit ketimbang pada era luca toni. Pada era Luca Toni terdapat beberapa striker-striker predator. seperti Christian Vieri, Filippo Inzaghi, dan Alessandro Del Piero. Generasi tersebut bisa di bilang generasi Emas Gli azzuri.
"Apakah Anda ingat ketika kita berada di tim nasional?". Ujar Toni luca Toni pada saat live instagram. Telewicara tersebut di lakukan dengan rekanya di timnas Italia, cristian Vieri.
Prestasi terakhir italia adalah memenangi piala dunia pada tahun 2006. Kala itu italia di hununi banyak striker hebat. Salah satunya Luca Toni, yang turut membawa italia di final piala dunia.
"Kita semua adalah striker hebat kala itu” Ujar Toni. Ternyata Mereka juga memliki kebiasaan tersendiri antar bebera pemain. “ jika salah satu dari kita tidak mencetak sedikitnya 20 gol semusim, maka kita akan saling ejek." Imbuh mantan penyerang Bayern Munchen tersebut.
Luca toni juga mengkritik bahwa italia memang pada masalah besar. Masalah besar tersebut adalah krisis di lini depan Italia. "Sekarang, alih-alih, terlepas dari Immobile yang melakukan tugasnya dengan sangat baik, tidak ada lagi penyerang Italia yang mencetak lebih dari 15 gol semusim. Itu masalah besar." Ujarnya.
Pada masa jayanya, Luca Toni adalah Predator di depan gawang lawan. Dalam kompetisi Serie A, Luca Toni pernah menjadi Topskor. Hal tersebut dilakuanya dengan dua klub Serie A berbeda. Toni pernah dua kali meraih penghargaan sebagai topskor Serie A. Yakni pada musim 2005/06 saat bersama Fiorentina dan 2014/15 dengan kostum Hellas Verona.
Comments
Post a Comment